Buah-buahan

Inilah Alasan Mengapa Timun Suri Ada Hanya Saat Bulan Ramadan

Inilah Alasan Mengapa Timun Suri Ada Hanya Saat Bulan Ramadan Timun Suri menjadi buah primadona yang kerap kali muncul saat bulan Ramadan sebagai salah satu pilihan makanan untuk berbuka puasa.

28

Inilah Alasan Mengapa Timun Suri Ada Hanya Saat Bulan Ramadan Timun Suri menjadi buah primadona yang kerap kali muncul saat bulan Ramadan sebagai salah satu pilihan makanan untuk berbuka puasa. Buah ini cara pengolahannya terbilang mudah, sehingga menjadi salah satu buah yang difavoritkan banyak orang. Timun Suri sering diolah menjadi minuman yg dicampur dengan es dan sirup untuk menyegarkan tenggorokan saat berbuka puasa di bulan Ramadhan.

Asal-usul Timun Suri

                                                           (Sumber gambar: IDN times)

Meskipun memiliki nama Timun, nyatanya timun suri bukan berasal dari spesies keluarga timun, melainkan dari keluarga labu-labuan (Cucurbitaceae). Timun Suri memiliki nama ilmiah Cucumis melo L var reticulatus Naudin. Buah ini dinamakan timun karena bentuknya yang memanjang seperti timun. Namun untuk ukuran buahnya Timun Suri cukup besar dari buah timun biasa.Bentuk daun dan ukuran biji Timun Suri lebih mirip dengan blewah atau melon. Tekstur daging dari timun suri cukup lembut ketika dimakan dan mengandung banyak air.

Kandungan Gizi dalam Timun Suri

Timun Suri ternyata mengandung berbagai zat gizi mikro maupun zat gizi makro yang sangat baik untuk tubuh manusia. Dalam 100 gram Timun Suri mengandung berbagai zat gizi seperti berikut ini:

  • Protein: 1,26 gram
  • Air: 96,32 gram
  • Karbohidrat 2,09 gram
  • Lemak 0,04 gram
  • Fosfor 422 mg
  • Vitamin C 24,86 gram
  • Kalium 1008 mg
  • Zat Besi 0,20 mg
  • Serat 0,89 mg
  • Kalsium 768 mg

Inilah Manfaat Timun Suri Bagi Tubuh. 

Bukan hanya rasanya saja yang enak, timun suri ternyata memiliki segudang manfaat baik yang berguna bagi kesehatan tubuh manusia. Berbagai manfaat timun suri antara lain:

Menurunkan Risiko Berbagai Penyakit Pada Tubuh


Timun Suri mengandung Vitamin C yang memiliki fungsi sebagai Antioksidan. Menurut penjelasan yang pernah dipaparkan oleh situs Mayo Clinic, antioksidan yang dihasilkan dari Vitamin C ini dapat memberikan perlindungan pada sel tubuh dari radikal bebas. 

1. Membantu Cairan Tubuh Agar Tercukupi.


Buah Timun Suri biasanya hadir saat bulan Ramadan, hal itu juga membantu bagi seseorang yang tengah berpuasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari agar cairan tubuh tetap terpenuhi, meskipun menahan lapar dan haus hingga 12 jam. 

2. Mengatasi Gangguan Sembelit.


Buah Timun Suri juga dipercaya dapat mengtasi gangguan sembelit pada manusia, karena di dalam Timun Suri terdapat serat yang diperlukan tubuh. Idealnya, manusia harus mengonsumsi serat sebanyak 20-30 gram sehari.Serat dalam Timun Suri dan air putih dapat membuat kotoran menjadi lunak dan mudah dikeluarkan dari dalam tubuh.

Alasan Timun Suri Ada Hanya Saat Ramadan

Meskipun bukan termasuk kategori buah musiman, keberadaan Timun Suri biasanya dijumpai hanya pada saat bulan suci Ramadan saja. Asumsi masyarakat adalah para petani sengaja melakukan panen Timun Suri mendekati bulan Ramadan karena pastinya permintaan akan meningkat, sehingga ketika sudah masuk bulan suci Ramadan, maka buah tersebut sudah siap dijual dan dibeli oleh masyarakat. Menurut Sejarawan bernama JJ Rizal, Timun Suri mulai dijadikan santapan untuk berbuka puasa mulai tahun 1970.

Bagaimana Cara Memilih Timun Suri yang Baik?

Sebagai seorang penjual yang ingin menjual Timun Suri dalam kualitas yang baik, tentunya Anda harus memerhatikan 4 hal berikut ini sebelum Anda menjual Timun Suri, yaitu:

  1. Retakan kulit Timun Suri, karena biasanya Timun Suri yang sudah matang memiliki kulit yang retak.
  2. Perhatikan aromanya, karena Timun Suri yang sudah matang memiliki aroma yang menyegarkan.
  3. Jangan memilih Timun Suri yang lembek, karena nanti jika dikonsumsi akan benyek.
  4. Perhatikan warna kulit, biasanya Timun Suri punya waena kuning saat dijual, namun ada juga yang berwarna hijau. Timun Suri yang berwarna hijau bukan pertanda buah tersebut belum matang.

Demikianlah informasi tentang Timun Suri, semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.