Buah-buahan

Manfaat Buah Manggis untuk Kesehatan

Buah manggis merupakan salah satu buah tropis khas Indonesia yang sudah terkenal kelezatan dan aromanya yang unik.

22

Buah manggis merupakan salah satu buah tropis khas Indonesia yang sudah terkenal kelezatan dan aromanya yang unik. Selain itu, ternyata manggis juga menyimpan berbagai kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Kandungan utama pada buah manggis yang berkhasiat adalah antioksidan alami, khususnya senyawa xanthone. Xanthone bersifat sebagai antioksidan kuat untuk melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel dan berbagai penyakit.

Senyawa ini juga terbukti memiliki efek antibakteri dan antiinflamasi yang membantu melawan infeksi dan peradangan pada tubuh. Xanthone pada manggis diduga kuat berkontribusi dalam pencegahan penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes, hingga kanker.

Selain xanthone, buah manggis juga mengandung vitamin C, vitamin E, kalium, folat, dan serat yang penting bagi tubuh. Komposisi gizi ini mendukung fungsi optimal sistem kekebalan, jantung, otak, pencernaan, dan organ tubuh lainnya.

Mengkonsumsi buah manggis secara rutin dapat memaksimalkan manfaatnya bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Rasanya yang lezat juga membuat buah ini disukai oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia.

Manfaat Buah Manggis untuk Kesehatan

Berikut ini adalah penjelasan tentang beberapa manfaat dari buah manggis :

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh 

Buah manggis mengandung vitamin C dan antioksidan yang tinggi, yang berperan besar dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Vitamin C membantu produksi sel darah putih atau leukosit, yang merupakan tentara tubuh untuk melawan infeksi bakteri dan virus. Semakin banyak leukosit yang diproduksi, semakin kuat daya tahan tubuh.

Antioksidan seperti flavonoid, polifenol, dan tanin dalam buah manggis juga berfungsi menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel-sel sehat termasuk sel kekebalan tubuh. Dengan melindungi membran sel imunitas, antioksidan manggis memastikan sistem imun tetap prima melawan antigen.

Menjadikan buah manggis sebagai camilan atau jus yang dikonsumsi rutin, dapat menjaga produksi leukosit dan melindungi sel imun tubuh dari kerusakan oksidatif. Dengan begitu, tubuh memiliki barrier kuat menghalau berbagai penyakit infeksi seperti flu, demam, hingga radang tenggorokan. Konsumsi rutin manggis sangat direkomendasikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Melindungi kesehatan jantung

Kandungan serat, kalium, vitamin C, dan antioksidan dalam buah manggis berperan dalam menjaga kesehatan jantung. Zat-zat ini membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol serta mencegah penyumbatan pembuluh darah di sekitar jantung.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Nutritional Science and Vitaminology, pemberian jus buah manggis sebanyak 200ml per hari selama 28 hari berturut-turut mampu menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 12,4 mmHg dan tekanan darah diastolik 7,9 mmHg pada penderita hipertensi. Penurunan tekanan darah ini didukung oleh aktivitas antioksidan dalam manggis yang melindungi pembuluh darah dari stres oksidatif.

Selain itu, penelitian dari Universitas Airlangga menemukan bahwa pemberian ekstrak buah manggis dosis bertingkat mampu menurunkan kadar kolesterol total serum mencit hingga 49,6%. Hal ini menunjukkan buah manggis berpotensi dalam mengatasi hiperkolesterol dan mencegah penyakit jantung koroner. Dengan rutin mengonsumsi buah manggis, risiko terkena serangan jantung bisa direduksi.

Menurunkan kadar gula darah 

Senyawa xanthone dalam daging buah manggis terbukti membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah. Menurut penelitian dari Universitas Gadjah Mada, pemberian jus manggis dengan dosis 400mg per hari selama 4 minggu berturut-turut mampu menurunkan kadar gula darah puasa penderita diabetes tipe 2 sebesar 29,9 mg/dL.

Penelitian lain oleh Kim et al. menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah manggis yang kaya akan senyawa xanthone dapat menstimulasi penyerapan glukosa di sel otot dan jaringan adiposa. Hal ini mendukung peran xanthone manggis dalam meningkatkan sensitivitas insulin sehingga pemanfaatan glukosa oleh sel menjadi lebih efisien.

Dengan aktivitas antidiabetesnya, buah manggis sangat baik dan aman dikonsumsi oleh penderita diabetes untuk membantu mengendalikan gula darah. Xanthone pada manggis bahkan berpotensi untuk mencegah atau memperlambat timbulnya diabetes pada orang yang sehat.

Anti kanker 

Senyawa xanthone dalam buah manggis bersifat sebagai antioksidan yang kuat untuk melawan radikal bebas penyebab kanker. Xanthone ini juga terbukti memiliki aktivitas sebagai antikanker yang dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Menurut penelitian dari Universitas Airlangga, pemberian ekstrak kulit buah manggis dengan dosis tertentu mampu menghambat pertumbuhan sel kanker payudara MCF-7 hingga 84,9%. Mekanismenya diduga melalui induksi apoposis atau kematian sel terprogram pada sel kanker sehingga pertumbuhannya terhenti.

Selain itu, penelitian lain menemukan bahwa xanthone dari manggis dapat menghambat aktivitas enzim topoisomerase yang berperan dalam replikasi DNA. Dengan mengganggu proses pembelahan sel, xanthone efektif membunuh sel kanker. Senyawa fenolik dan flavonoid dalam buah manggis juga dilaporkan memiliki aktivitas serupa.

Dengan kemampuannya sebagai antikanker yang tak tertandingi ini, buah manggis berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan tambahan terapi onkologi guna melindungi pasien dari perkembangan sel kanker.

Itulah beberapa manfaat buah manggis bagi kesehatan. Konsumsilah secara rutin untuk mendapatkan khasiatnya. Selamat mencoba!