Pepohonan

Apakah Cabai Anda sudah berbuah lebat ?

Cabai rawit atau cabai kathur, adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum.

30

Cabai rawit atau cabai kathur, adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Selain di Indonesia, ia juga tumbuh dan populer sebagai bumbu masakan di negara-negara Asia Tenggara lainnya. 

Di Malaysia dan Singapura ia dinamakan cili padi, di Filipina siling labuyo, dan di Thailand phrik khi nu. Di Kerala, India, terdapat masakan tradisional yang menggunakan cabai rawit dan dinamakan kanthari mulagu. 

Dalam bahasa Inggris ia dikenal dengan nama Thai pepper atau bird's eye chili pepper. Di tahun 2017 ini hampir semua harga kebutuhan pokok meroket naik, kenaikan tersebut menyengsarakan bagi masyarakat non tani, dan menjadi suatu kesenangan bagi petani cabe, nah khusus bagi anda petani cabe, bagaimana caranya agar buah cabe anda tumbuh rimbun dan banyak? Pupuk apa saja yang digunakan agar cabe kesayangan anda berbuah lebat? Berikut kita coba bahas rahasianya.

Tanaman cabe merupakan tanaman yang mudah tumbuh dimana saja, tanaman yang masih tergolong dalam family "Solanacearum" ini, tidak banyak tuntutan untuk tumbuh asalkan kita rajin menyediakan air pada areal pertanamannya, maka ia akan tumbuh subur, apalagi jika dalam penanamannya dilakukan dengan cara organic atau ramah lingkungan, namun demikian jika ada pula diantara anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang cabe rawit dan bagaimana rahasianya agar cabe rawit anda sukses tumbuh dan menghasilkan buah yang banyak melimpah silahkan baca artikel kami disini.

Bagaimana cara membuat tanaman cabe agar berbuah lebat ?

Dari beberapa petani yang saya survei, yang telah mengalami cabe yang sudah kritis, persoalan utamanya kebanyakan terletak pada kurangnya air, ketika tanaman cabe sudah memunculkan buah terkadang kita sudah percaya diri, padahal sesungguhnya pada saat itu cabe membutuhkan air yang cukup untuk melakukan pertumbuhan.

Demikian juga halnya dengan unsur hara, areal pertanaman cabe yang terlalu banyak diperlakukan secara kimia, besar kemungkinan unsur hara tanahnya banyak tertutupi oleh kadar kimia tersebut, anda bisa menemukan di artikel kami yang satu ini tentang cara praktis mengelola unsur hara tanah, untuk areal pertanaman sayuran, disamping itu penggunaan bahan kimia untuk memperbaiki unsur hara tanah juga kurang bagus untuk kesehatan, demikian juga halnya dengan penggunaan pestisida kimia, juga sama buruknya untuk kesehatan sayuran, bahaya unsur kimia dan pestisida kimia pada sayuran akibat penggunaan berlebihan, dapat anda baca selengkapnya di artikel yang ini bahaya kimia dan pestisida untuk sayuran.

Oleh karena itu untuk membuat tanaman cabe anda berbuah lebat-selebat-lebatnya saya sangat menganjurkan, sebisa mungkin perlakukanlah tanah dan tanaman anda dengan cara organic, caranya juga tidak terlalu rumit, hanya dengan menggunakan pupuk kompos maka tanah dan tanaman anda akan tumbuh dengan baik, selain itu untuk mendapatkan pupuk kompos berkualitas juga paling mudah, bahkan dengan limbah rumah tangga pun anda sudah bisa menciptakan pupuk kompos berkualitas tinggi.

Namun dengan memperhatikan ketersediaan unsur hara saja tidak pula cukup, untuk membuat tanaman cabe mampu berbuah lebat, tidak bisa kita pungkiri pupuk juga berperan penting dalam produksi buah cabe, untuk itu disamping ketersediaan unsur-unsur hara, baik hara makro (N, P, K, Ca, Mg dan S) ataupun hara mikro (Zn, Fe, Mn, Co, dan Mo) yang cukup dan seimbang dalam tanah merupakan faktor penting untuk mendapatkan hasil cabai merah yang tinggi dengan kualitas yang baik.

Setiap unsur hara mempunyai peran spesifik di dalam tanaman. Kekurangan atau kelebihan unsur hara dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan menurunkan hasil. Jenis pupuk yang digunakan untuk menambah hara N, P, K dan S adalah Urea, ZA, TSP/SP-36, KCl, ZK (K2SO4). Untuk menambah hara Ca dan Mg dengan pemberian kapur atau dolomit. Sebagai sumber hara mikro umumnya dari pupuk kandang atau kompos.

Dalam budidaya cabai merah, pemakaian pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos merupakan kebutuhan pokok, di samping penggunaan pupuk buatan. Pupuk organik atau kompos, selain dapat mensuplai unsur hara bagi tanaman (terutama hara mikro), juga dapat memperbaiki struktur tanah, memelihara kelembaban tanah, mengurangi pencucian hara, dan meningkatkan aktivitas biologi tanah. Berbagai limbah pertanian, seperti limbah pabrik gula (blotong), limbah media jamur, limbah kebun dan limbah pasar, dapat digunakan sebagai pupuk organik, dan dalam dosis yang sama dapat memberikan hasil cabai merah yang tidak jauh berbeda dengan pupuk kandang atau kompos.

Dalam dosis yang sama, jenis pupuk kandang yang paling baik untuk penanaman cabai merah di dataran tinggi adalah pupuk kandang ayam, tetapi harganya lebih mahal. Menurut penelitian Subhan hubungan antara dosis pupuk kandang ayam dan hasil cabai merah bersifat linier.

Kebutuhan pupuk untuk penanaman cabai merah bervariasi, tergantung pada kultivar, jenis lahan, lokasi, musim tanam, dan jenis pupuk yang digunakan.